Bungkam soal Senjata, Polri: Jelasnya di Kemenko Polhukam Saja
Bungkam soal Senjata, Polri: Jelasnya di Kemenko Polhukam Saja
Polri saat ini masih enggan berbicara mengenai nasib senjata impor Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) itu . Polri mengarahkan agar pertanyaan yang ditanyakan seputar senjata keluaran pabrik Arsenal, Bulgaria itu ditanyakan kepada Kemenko Polhukam saja.
Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, mengatakan bahwa Kemenko Polhukam akan mengadakan rapat terkait senjata pada Jumat 6/10 mendatang, mengingat akan rencana rapat kemarin 3/10 batal.
"untuk masalah senjata, Jumat nanti akan ada rapat di Kemenko Polhukam. Jadi secara resminya nanti akan disampaikan di sana saja ya, tidak di sini (Mabes Polri)," kata Setyo di Mabes Polri, Rabu 4/10/2017.
Berdasarkan dari foto yang diunggah di akun Instagram resmi Divisi Humas Polri, kemarin telah diadakan kegiatan pemeriksaan terhadap senjata tersebut oleh pihak Bea Cukai, TNI dan Polri di Bandara Soekarno Hatta. Hal itu pun enggan ditanggapi oleh Setyo.
"Hasilnya kegiatan (pemeriksaan di bandara)-nya nanti saja ya, pada hari Jumat," ujar Setyo.
Polri membenarkan senjata yang diimpor oelh Korps Brimob tertahan di kargo Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta karena belum adanya surat rekomendasi dari Badan Intelijen Strategis TNI, Sabtu 30/9/2017.
Pembelian senjata SAGL ini adalah pembelian yang ketiga yang dilakukan Korps Brimob. Sebelumnya, pada pembelian di tahun 2015 dan 2016, Polri mengaku tak ada hal yang menjadi kendala di dalam proses distribusi senjata itu.


Komentar
Posting Komentar