Postingan

Menampilkan postingan dengan label Alkom

Satelit Komunikasi Telkom Dipasang Pada Kapal Perang Indonesia

Gambar
Oleh Perusahann Telkom, Patrakom Pemasangan Satkom di LPD TNI AL [Patrakom} ☆ D iberitakan pada pertengahan tahun 2016 dan permulaan tahun 2017, TNI AL memasang alat satelit komunikasi (satkom) produk Telkom di kapal perang seperti 4 unit kapal perang LPD ( Landing platform dock ), Diponegoro class dan Bung Tomo class. Menurut informasi yang diterima media IHS Jane's, satelit komunikasi tersebut di pasang anak perusahaan Telkom Indonesia, Patra Telekomunikasi Indonesia. Fungsi satkom tersebut dapat menerima dan mengirimkan data maupun suara, dan dapat dipergunakan sebagai alat komunkasi seperti email, web brosing dan voice over internet protocol (VOIP). Sistim satkom ini menggunakan sistem Ku-band yang dapat dipergunakan hampir semua kapal perang TNI AL. Kedepannya TNI AL akan melengkapi semua kapal perangnya dengan sistem satkom tersebut, namun tidak dijelaskan kapal yang mana yang akan mendapat sistem satkom dimaksud. Satelit Telkom selama ini menjadi satelit komunikasi yang d...

Kerjasama Industri Strategis Bersama Turki

Gambar
Senilai US $ 520 million Kunjungan resmi Presiden RI, Jokowi selama dua hari di Ankara, Turki, menghasilkan kerjasama industri strategis mencapai US $ 520 million. Kerjasama dalam membangun dan produksi ini melibatkan BUMNIS ( B adan Usaha Milik Negara Industri Strategis). Berikut sekilas rangkuman dari berbagai media . Bersama PT PAL Indonesia, perusahaan energi Turki, Karadeniz akan membangun 4 unit kapal pembangkit listrik untuk Indonesia . Kesepakatan ini dicatat senilai US $ 3 2 0 million. [ wikimedia ] Juga dalam M o U yang disepakati bersama, Indonesia melalui BUMNIS, PT PAL akan kerjasama dengan galangan kapal Turki membangun kapal selam dari desain yang pernah dita warkan sebelumnya tipe U214. [ google ] Dengan PT Dirgantara Indonesia juga disepakati kerjasama membangun pesawat CN 245 kedepan. Selain itu juga PT DI menawarkan pesawat barunya, N219. [ PT DI ] Kesepakatan bersama PT DI ini juga membolehkan BUMNIS membangun secara lisensi dan memasarkan pesawat tanpa awak UAV TA...

LEN Jajaki Kerjasama Internasional

Gambar
Tandatangani 3 MoU PT Len Industri (Persero) menandatangani tiga MoU kerjasama dengan Aselsan, perusahaan pertahanan asal Turki, LIG Nex1 dari Korea Selatan serta Isihellas dari Yunani. Kontributor Elshinta, Dudy Supriyadi, Selasa (8/11) melaporkan, penandatanganan kerjasama digelar dalam pergelaran Indo Defence Expo & Forum 2016, ajang pameran dan konferensi produk pertahanan dan keamanan bertaraf internasional yang diikuti oleh 844 peserta dari 45 negara, bertempat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (3/11) lalu. Penandatanganan MoU dilakukan Direktur Utama Len-Zakky Gamal Yasin, Nazim Altintas-Member of Board Aselsan, dan Shigon Kim-Senior Vice President LIG Nex1 yang didampingi oleh jajaran direksi lainnya. Sehari setelah itu, Direktur Operasi 2 Len-Darman Mappangara dan Business Development Director Isihellas–Nikos Gkikas menandatangani MoU kerjasama pertahanan pada event yang sama. Bentuk Kerjasama Len-Aselsan Turki berupa ToT ( Transfer of Technology ) di bidang...

Pindad, Len, dan Thales Bermitra Membuat Kendaraan Lapis Baja Digital Indonesia

Gambar
Ilustrasi Badak FSV produk PT Pindad P ada gelaran Indo Defence 2016, PT Pindad, PT Len, dan Thales memperkenalkan konsep Kendaraan Lapis Baja Digital yang mengintegrasikan Sistem C5I ( Computerized, Command, Control, and Combat Information ) Indonesia yang pertama. Nota Kesepahaman pertama ditandatangani oleh tiga perusahaan tersebut di ajang EUROSATORY, Pameran Pertahanan & Keamanan yang berlangsung di Paris pada Juni 2016, untuk bersama-sama merancang sistem misi kendaraan militer Indonesia. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan operasional kendaraan lapis baja yang diajukan oleh PT Pindad untuk Tentara Nasional Indonesia. Pada era digitalisasi medan tempur, keunggulan informasi di medan tempur sangat penting untuk pelaksanaan operasi yang sukses. Dalam konteks ini, ada kebutuhan bagi TNI untuk mengoperasikan kendaraan yang terintegrasi dengan peralatan elektronik di dalam kendaraan. Dalam kemitraan ini ketiga perusahaan akan menggabungkan keahlian masing-masing d...

Pemerintah Ingin Luncurkan Satelit untuk Pulau Terluar

Gambar
Pemerintah akan gandeng swasta untuk wujudkan ambisi itu. Pulau terluar direncanakan jadi pulau (Puspen TNI) atau Rajawali 350 akan diproduksi secara lisensi oleh PT Bhineka Dwi Persada ☆ P emerintah berencana membuat satelit telekomunikasi dalam waktu dekat. Satelit tersebut akan dimanfaatkan untuk keperluan pemerintah di berbagai bidang. Direktur Telekomunikasi Khusus dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismail, mengatakan pemerintah tengah merencanakan untuk meluncurkan satelit telekomunikasi yang dapat mendukung keberadaan Palapa Ring sebagai tulang punggung dari fiber optik. "Dalam waktu dekat kita akan mendiskusikan untuk menggarap satelit untuk men-deliver kemampuan fiber optik. Kalau Palapa Ring kan mencakup kota dan kabupaten, sedangkan untuk pulau kecil dan terluar kan belum terjangkau," ujar Ismail ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2016. Ismail melanjutkan, wilayah yang tak terjangkau oleh fiber optik dapat diatasi dengan mem...

Kapolri ajak LEN perkuat alat komunikasi polisi

Gambar
Salah alat surveillance LEN juga didesain untuk dapat dipasang di pesawat terbang ataupun helikopter Salah satu alat komunikasi produksi LEN K apolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengajak PT LEN Industri (Persero) melengkapi alat komunikasi satuan-satuan kepolisian sekaligus bersinergi mengembangkan inovasi teknologi pendukung alat utama sistem pertahanan (alutsita). " Kami berharap hasil rekayasa, teknologi yang diciptakan LEN dapat diterapkan dalam tugas keseharian menjaga NKRI termasuk menjaga dari ancaman - ancaman pihak luar, " kata Kapolri saat berkunjung ke kawasan industri PT LEN Industri (Persero) di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat. Kapolri Badrodin Haiti dalam kunjungannya ke BUMN Strategis itu didampingi oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol M Tafik. Ia diterima dan mendapat penjelasan dari Direktur Utama PT LEN Abraham Mosse. Ia mengharapkan adanya dukungan ragam teknologi yang berhasil diciptakan LEN untuk mendukung kinerja Polri. Kapolri menegaskan dan mengajak LEN u...