Growth Pole Atau Kutub Pertumbuhan
Kalian tentu sering bertanya kenapa ada daerah atau kota yang berkembang dengan pesat dan ada yang lambat. Potensi dan kemampuan tiap wilayah tidak sama dan masalah pokok yang dihadapi tidak sama sehingga usaha pembangunan sektoralnya berbeda. Itulah sebabnya tidak semua daerah dapat menjadi kutub pertumbuhan. Lihatlah perbedaan Jabodetabek dengan Cianjur atau Sukabumi misalnya. Baca juga: Teori Tempat Sentral Teori lokasi klasik ternyata tidaklah berlaku secara sempurna karena beranggapan bahwa semua kegiatan berlangsung di atas permukaan yang sama, perbedaan geografis ditiadakan, fasilitas transportasi tersedia ke semua arah, bahan baku industri, pengetahuan teknis dan kesempatan produksi adalah seragam di semua wilayah (homogen). Kawasan Industri Karawang, pic:lokerkarwang Akibat dari ketidaksempurnaan teori lokasi klasik itu maka munculah pemikiran baru yaitu Teori Kutub Pertumbuhan atau Growth Pole Theory. Francois Perroux menyatakan bahwa pembangunan atau pertumbuhan tidak t...