Postingan

Menampilkan postingan dengan label KPLP

Kisah Tim KPLP Berhasil Selamatkan Kapal Philippine Coast Guard TB Habagat (271)

Gambar
Bocor dan rusak mesin di laut W uih, luar biasa, kata-kata ini sangat tepat ditujukan bagi Tim Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemhub). Betapa tidak, tim KPLP berhasil memberikan pertolongan kepada Kapal Philippines Coast Guard TB Habagat 271 yang mengalami kebocoran dan kerusakan mesin di perairan selat makassar 110Nm dari Kotabaru, Kalimantan Selatan, akhir pekan lalu. Sebelum terjun menolong, berita marabahaya ( distress ) diterima dari Komandan Kapal Philippines Coast Guard TB Habagat 271 oleh Poskodalops Ditjen Hubla. Tentu saja, segera ditindaklanjuti oleh Dit KPLP selaku Indonesia Coast Guard sembari terus berkoordinasi dengan Philippines Coast Guard Action Center di Manila. Kapal tersebut merupakan armada yang dibawa dari Filipina saat mengikuti Regional Marine Pollution Exercise (Marpolex) pekan lalu dan tengah dalam pelayaran untuk kembali ke negaranya. Kapal juga sempat mengikuti simulasi penanganan kapal bocor atau...

Harga Kapal Patroli KPLP Terlampau Mahal

Gambar
Ilustrasi kapal KPLP ☆ S olidaritas Pelaut Indonesia meminta pemerintah mempertimbangkan kembali pembangunan 30 kapal patroli yang direncanakan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Alasannya, harga Rp 7,5 triliun untuk 30 kapal dinilai terlampau tinggi. “ Kami harap pemerintah meninjau ulang pengadaan ini. Sebab, kapal patroli paling besar 200 ton dan harganya paling mahal Rp 60-70 miliar per unit. Apalagi kapal patroli juga senjatanya biasa saja, ” tutur Ketua Solidaritas Pelaut Indonesia (SPI) Pius Ladja Pera di Jakarta, Senin (9/5). Direktorat KPLP Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan rencananya membangun 30 kapal patroli kelas I untuk meningkatkan penjagaan laut dan pantai. Untuk membangun 30 kapal patroli ini, pemerintah menganggarkan dana Rp 7,5 triliun atau Rp 250 miliar per kapal dengan masa pengerjaan selama tiga tahun. Saat ini, pengadaan sudah memasuki tahap kualifikasi lelang. Diharapkan, kapal b...