Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kapal

Athan Inggris Tawarkan Kerjasama Dengan PT PAL

Gambar
P roduk berkualitas yang membanggakan dan mengharumkan nama Bangsa telah sukses diproduksi Insan PAL Indonesia. Strategic Sealift Vessel (SSV) sebagai kapal perang ekspor perdana yang berhasil di serahkan ke Kementerian Pertahanan Filipina. Hal ini membuat banyak Negara menengok PT PAL Indonesia (Persero) untuk melihat dan mengkaji peluang potensi yang dapat dikerjasamakan. Inggris, sebagai salah satu negara adidaya dan berteknologi kemaritiman yang handal, melihat potensi pada PT PAL Indonesia (Persero) untuk berkolaborasi bersama. Atase Pertahanan Colonel Adrian H Campbell-Black bersama tim diterima Direktur Utama PT PAL INDONESIA (Persero) Budiman Saleh, Direktur Pembangunan Kapal-Turitan Indaryo, Kepala Perencana Strategis Perusahaan-Tjahyono Yudo & Sekretaris Perusahaan-Elly Dwirat Manto. Andrian menyampaikan bahwa melalui industri Komponen yang berlokasi di Inggris ingin menawarkan kerjasama strategis dalam proyek pembangunan Kapal yang akan sedang dan dibangun PT PAL INDONE...

PAL Minta Pemerintah Berikan Izin Ekspor Kapal

Gambar
⍟ Ke Afrika LPD NG02 [GM] ☆ PT PAL Indonesia (Persero) meminta dukungan pemerintah dalam penerbitan lisensi ekspor kapal perang ke Afrika. Direktur Utama PAL Indonesia Budiman Saleh di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Kamis, mengatakan pihaknya tengah melakukan penjajakan pengadaan kapal perang dengan beberapa negara Afrika, di antaranya dari Senegal. Ia menyebut Senegal berminat untuk memesan satu unit " Landing Platform Dock " (LPD atau kapal perang amfibi), dua unit kapal cepat rudal (KCR) serta Guinea Bissau dan Gabon yang masing-masing berminat memesan dua unit KCR berukuran 60 meter. " Senegal itu mau satu LPD, dua KCR 45 meter dan KCR 60 meter. Guinea Bissau ingin dua KCR 60 meter dan Gabon ingin dua KCR 60 meter. Untuk itu kami butuh dukungan pemerintah karena butuh export licence (izin ekspor), " ucapnya. Budiman mengatakan beberapa negara tetangga di Asia Tenggara juga telah menyampaikan minat untuk memesan kapal dari PAL Indonesia. Terlebih militer Filipina...

PAL Indonesia Bakal Sibuk Beberapa Tahun Ini

Gambar
✬ Negara Afrika juga turut memesan produk PT PAL Indonesia SSV PAL Indonesia [PAL] ✮ M enurut media okezone, Selain Asia Tenggara, Budiman menambahkan, pasar Afrika juga mulai disasar. Dia menyebut negara seperti Senegal sudah mulai memesan kapal dari Tanah Air. " Saya gunakan jalur-jalur yang sama seperti yang dilakukan di PT Dirgantara Indonesia. Itu dilakukan Senegal pesan satu LPD, dua KCR 45 meter, tambah tiga KCR 60 meter. Kemudian Guinea dua KCR 60 meter dan Gabon dua KCR 60 meter, " tukasnya. Bila semua jadi dibuat, akan banyak LPD/SSV dan KCR produk PAL yang mendunia ...   Berikut list yang diberitakan media :  ⚓ Buat TNI AL 2 LPD + KCR 60 ⚓ 4 Kapal pembangkit Listrik ⚓ 2 SSV, 1 SSV Hospital dan 2 KCR 60 buat Filipina ⚓ 1 LPD, 3 KCR 60 dan 2 KCR 45 buat Senegal ⚓ 2 KCR 60 buat Gabon ⚓ 2 KCR 60 buat Guinea ⚓ Malaysia minati MRSS 163 m   ⚓ Garuda Militer  

PAL Indonesia Fokus Bangun Kapal Pembangkit Listrik

Gambar
Tahun ini prioritas pesanan dalam negeri Kapal Pembangkit Listrik karadeniz [tribunnews] ☆ PT PAL Indonesia tahun ini akan fokus membangun empat kapal pembangkit listrik dalam kerja sama dengan perusahaan Turki Karpowership. Direktur Utama PAL Indonesia Budiman Saleh di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Kamis, mengatakan kerja sama dengan Karpowership mencakup pembangunan kapal pembangkit listrik yang nantinya dapat digunakan di Indonesia atau dipasarkan di kawasan Asia Pasifik. Selain fokus mengerjakan proyek kapal pembangkit listrik, PAL Indonesua juga akan memprioritaskan penyelesaian pesanan kapal Landing Platform Dock (LPD) dan kapal cepat rudal (KCR) dari TNI Angkatan Laut RI " Yang sudah pasti itu empat kapal dari Karpowership, kemudian kami masih menunggu dari Angkatan Laut kita. Insya Allah ada dua LPD lagi, mungkin ada KCR 60 meter juga, " katanya. Budiman mengatakan perusahaan memprioritaskan pengerjaan pesanan perusahaan Turki dan pesa...

Keel Laying Pembangunan 3 Kapal Angkut Tank

Gambar
Multiyears Aslog Kasal Laksmana Muda Mulyadi didampingi Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Kelik Haryadi saat peletakan lunas kapal pembangunan tiga unit kapal angkut tank. A sisten Logistik (Aslog) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana Muda TNI Mulyadi, S.Pi., M.A.P. menghadiri prosesi Peletakan Lunas Kapal (Keel Laying) pembangunan tiga unit kapal TNI AL jenis angkut tank di galangan kapal PT. DRU Bandar Lampung, Senin (10/7/2017) kemarin. Keel Laying ditandai dengan penekanan Sirine dan Pengelasan Lunas Kapal oleh Aslog Kasal yang dilanjutkan dengan penanda tanganan berita acara oleh Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Disadal) dan PT. DRU. Dalam sambutannya Aslog Kasal Laksda Mulyadi, menyampaikan bahwa pembangunan tiga unit kapal perang TNI AL jenis Angkut Tank (AT) 5-6-7 merupakan realisasi dari rencana dan strategi pembangunan kekukatan TNI AL sekaligus komitmen TNI AL dalam mengimplementasikan UU nomer 16 tahun 2012, yaitu pemberdayaan industri dalam negeri. Ditambahkannya b...

Senegal Siap Order Kapal Perang PT PAL

Gambar
Ilustrasi P roduk industri pertahanan Indonesia melalui beberapa badan usaha milik negara (BUMN) mulai diminati beberapa negara di Benua Afrika. Salah satunya Senegal. Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menjelaskan, Senegal siap membeli produk kapal perang buatan PT PAL (Persero). “ Senegal sudah membicarakan mengenai pembelian kapal perang dengan PAL, kita tunggu saja, ” kata Harry, Jakarta, Senin (10/7/2017). Seperti diketahui, kapal perang jenis PKR atau kepanjangan dari Perusak Kawal Rudal ini merupakan kapal perang yang difungsikan untuk menyerang antar prukaan. Kapal ini juga dilengkapi dengan torpedo dan rudal yang mampu menenggelamkan kapal lawan. Sementara jenis LPD atau Landing Platform Dock adalah kapal angkut personil yang cenderung memiliki ukuran yang lebih besar dari PKR. Kapal ini mampu mengangkut ribuan personel, 22 kendaraan lapis baja, dan sejumlah helikopter. “ Jika ini nanti dikirim, maka akan menjad...

Kerjasama Industri Strategis Bersama Turki

Gambar
Senilai US $ 520 million Kunjungan resmi Presiden RI, Jokowi selama dua hari di Ankara, Turki, menghasilkan kerjasama industri strategis mencapai US $ 520 million. Kerjasama dalam membangun dan produksi ini melibatkan BUMNIS ( B adan Usaha Milik Negara Industri Strategis). Berikut sekilas rangkuman dari berbagai media . Bersama PT PAL Indonesia, perusahaan energi Turki, Karadeniz akan membangun 4 unit kapal pembangkit listrik untuk Indonesia . Kesepakatan ini dicatat senilai US $ 3 2 0 million. [ wikimedia ] Juga dalam M o U yang disepakati bersama, Indonesia melalui BUMNIS, PT PAL akan kerjasama dengan galangan kapal Turki membangun kapal selam dari desain yang pernah dita warkan sebelumnya tipe U214. [ google ] Dengan PT Dirgantara Indonesia juga disepakati kerjasama membangun pesawat CN 245 kedepan. Selain itu juga PT DI menawarkan pesawat barunya, N219. [ PT DI ] Kesepakatan bersama PT DI ini juga membolehkan BUMNIS membangun secara lisensi dan memasarkan pesawat tanpa awak UAV TA...

Kemitraan Industri Strategis yang Berbeda ala Turki

Gambar
Kapal selam U214 ✬ D i mata Indonesia, Turki adalah cara baru dalam memandang sebuah pengembangan konsep kerjasama bilateral. Bagaimana tidak, negara yang berada tepat di perlintasan Eropa dan Asia itu selalu memiliki cara dalam mengembangkan ekonominya. Ankara misalnya, sebagai ibu kota ia sama sekali tak sesubur tanah Jawa di Indonesia yang kaya dengan gunung vulkanik aktif, sementara Ankara lebih mirip sebagai stepa dengan rumput kering dan tanah yang tandus. Namun, toh sebagai ibu kota sebuah negara yang pernah dikuasai Dinasti Ottoman itu, Ankara adalah pusat pemerintahan sekaligus kota bisnis yang sangat nyaman bagi investor asing. Konsep-konsep kerja sama yang berbeda itulah yang coba untuk ditawarkan kepada Indonesia, mengingat hubungan kedua negara memiliki cerita kesejarahan yang amat panjang. Bahkan Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi pun setuju bahwa ada banyak hal yang membedakan kerja sama ekonomi dengan Turki. " Yang membedakan kerja sama-kerja sama industri str...

PAL Indonesia-Karpowership Bangun Kapal Pembangkit Listrik

Gambar
Direktur Utama Karpowership Orhan Remzi Karadeniz (duduk kanan) bersama Direktur Utama PT PAL Budiman Saleh (duduk kiri) menandatangani kesepakatan kerjasama strategis antara PT PAL dengan Karpowership disaksikan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita (kanan), Deputi Perdana Menteri Turki Nurettin Canikli (kedua kanan) dan Menteri Ekonomi Turki Nihat Zeybekci di Ankara, Turki, Kamis (6/7/2017). (ANTARA FOTO/HO/Lukman) ● PT PAL Indonesia (Persero) dan Karpoweship dari Turki sepakat membangun empat kapal pembangkit listrik berkapasitas 36 hingga 80 Mega Watt (MW) untuk pengadaan listrik di berbagai pulau di Indonesia. "Kedua perusahaan telah menandatangani kesepakatan kerja sama strategis membangun empat kapal pembangkit listrik Indonesia pertama di galangan kapal Indonesia," demikian keterangan Direktur Utama PT PAL Indonesia, Budiman Saleh, dalam siaran pers yang diterima ANTARA News di Jakarta, Jumat. Penandatangan kerja sama dilakukan antara Budiman Saleh dan Direktur ...

TNI AL Dorong Industri Senjata Galangan Kapal Nasional

Gambar
KRI Kurau 856 [detik] ✬ TNI AL meminta agar industri galangan kapal di dalam negeri dapat menyerap dan mengadaptasi perkembangan sistem persenjataan dan perlengkapan teknis dari kapal perang asing ke dalam negeri. Pasalnya saat ini, industri galangan kapal dalam negeri masih belum mampu memproduksi sistem persenjataan yang mumpuni sehingga membuat komponen tersebut harus di impor dari luar negeri. “ Kapal-kapal patroli cepat ini sudah mampu di produksi dalam industri dalam negeri namun dari sisi teknologi persenjataan dan sistem tempur di dek kapal butuh ketrampilan yang harus kita serap dari galangan kapal luar negeri, ” ujar Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Ade Supandi, Kamis (6/7) di dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara. KRI Kurau 856 yang merupakan kapal patroli ukuran kecil yang baru diresmikan serah terima oleh salah satu galangan kapal swasta PT CMS Banten saja menelan ongkos produksi sebesar Rp 175 Miliar “ Ini yang membuat mahal adalah senjata dan sistem ...

[Foto] Peresmian Armada Baru Buatan Dalam Negeri

Gambar
KRI Kurau 856 Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi menerima replika armada baru KRI Kurau 856 dari Dirut PT Caputra Mitra Sejati (CMS), Kriss Pramono di Dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (6/7). ( Liputan6.com/Faizal Fanani ) Suasana peresmian armada baru KRI Kurau 856 di Dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (6/7). ( Liputan6.com/Faizal Fanani ) KRI Kurau 856 merupakan Kapal Patroli Cepat 40 meter ke-16. ( Liputan6.com/Faizal Fanani ) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi meninjau ruang kemudi armada baru KRI Kurau 856 usai diresmikan di Dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (6/7). ( Liputan6.com/Faizal Fanani ) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi meninjau ruang kemudi armada baru KRI Kurau 856 usai diresmikan di Dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (6/7). ( Liputan6.com/Faizal Fanani ) Direncanakan dari total 42 unit akan memenuhi kebutuhan armada baru bagi 14 Lantamal TNI AL ...