Postingan

Menampilkan postingan dengan label BPPT

BPPT Tawarkan Teknologi ITS

Gambar
Kurangi kemacetan Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (1/1/2017). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah] ★ B adan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Kongres Teknologi Nasional 2017 menawarkan teknologi Intelligent Transportation System (ITS) untuk mengurangi kemacetan lalu lintas perkotaan. " Rekomendasi yang dikeluarkan untuk atasi kemacetan dengan Intelligent Transportation System seperti yang sudah digunakan Jepang. Kita uji di Pekalongan nanti ," kata Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa Wahyu Widodo Pandoe saat menyampaikan rekomendasi bidang teknologi transportasi pada penutupan Kongres Teknologi Nasional 2017 di Jakarta, Rabu. Teknologi ini, menurut Wahyu, mirip seperti Google Map, yang jika digunakan pengendara dapat berfungsi untuk mengantisipasi terjebak kemacetan. Dalam kaitannya dengan manajemen lalu lintas teknologi dapat pula berfungsi kepadatan lalu lintas. Kebijakan trans...

BPPT Ungkap Rumitnya Terbangkan Drone

Gambar
Salah satunya waktu yang tidak bebas dan terjadwal. Drone Alap-Alap. PA4 [VIVA.co.id/Lazuardhi Utama] B adan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menguji drone atau Pesawat Udara Nirawak (Puna) Alap-alap tipe PA-4 untuk pemetaan (mapping) jalur kereta sepanjang Cirebon hingga Tegal, dari Bandara Cakrabhuwana, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu, 15 Juli 2017. Sebelumnya, BPPT telah berhasil menggelar uji coba drone serupa di Pangandaran, Jawa Barat, di mana mampu terbang selama 7 jam nonstop dengan total jarak jelajah 623 kilometer. Menurut Flight Test Director Drone Alap-Alap, Jemie Muliadi, uji coba ini pemetaan jalur kereta ini menempuh jarak kurang lebih 86 kilometer yang terbagi dalam 13 seksi dan dilakukan dua hari yaitu, Sabtu-Minggu, 15-16 Juli 2017. Ia mengatakan, teknologi drone ini sudah masuk Tahapan Kesiapan Teknologi ( Technology Readiness Level /TRL) 8-9, atau siap diproduksi oleh industri. Pada 2018, BPPT akan mengajukan Drone Alap-Alap PA-4 agar mendapatkan sertifikat dari...

BPPT Siap Uji Pesawat Nirawak MALE

Gambar
Pada 2019 D rone MALE TAI Anka akan di produksi PT DI [ Youtube ] B adan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama dengan konsorsium siap menguji pesawat udara nirawak (PUNA) jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) di 2019. " Ke depan yang MALE kita kembangkan. Itu bisa terbang dengan jangkauan lebih jauh, muatan lebih banyak, durasi terbang lebih lama bisa 24 jam, digunakan untuk surveillance (pengawasan) perbatasan karena sifatnya lebih ke arah untuk pertahanan dan keamanan ," kata Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa BPPT Wahyu Widodo Pandoe di Jakarta, Ahad. Pembuatan prototipe untuk PUNA jenis ini, menurut dia, akan selesai pada 2018. Kepala Program Drone BPPT Joko Purwono mengatakan MALE akan sudah bisa diuji coba pada 2019. Kolaborasi pengerjaannya dilakukan BPPT dengan konsorisum yang di antaranya ada PT Dirgantara Indonesia, PT LEN, Kementerian Pertahanan dan Keamanan hingga Institut Teknologi Bandung (ITB). Berbeda dengan pesawa...

Drone Alap-alap PA4 Diuji Coba Pemetaan

Gambar
Siap Masuk Industri Alap-alap PA4, Drone Buatan BPPT Sukses Terbang Selama Tujuh Jam Tanpa Henti [Fakta] ● K epala Bidang Program Drone, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Joko Purwono, mengatakan drone alap-alap PA4 sudah layak untuk diproduksi dalam skala besar. “ Untuk itu, BPPT telah bekerja sama dengan pihak swasta untuk memproduksi dalam skala besar ,” kata Joko disela-sela misi uji coba pementaan udara jalur kereta api Cirebon-Tegal dengan menggunakan Puna alap-alap BPPT di Cirebon, Sabtu, 15 Juli 2017. Nantinya, spesifikasi drone tersebut tergantung dari pemesannya, termasuk jenis kameranya. Pada 2018, BPPT akan mengajukan drone alap-alap PA4 agar mendapatkan sertifikat dari Indonesian Military Airworthiness Authority (IMAA). Sertifikat ini merupakan syarat agar drone buatan anak bangsa tersebut bisa digunakan militer Indonesia. Penggunaan untuk kalangan militer karena drone jenis ini selain bisa digunakan untuk mapping atau pemetaan juga bisa digunakan untuk sur...

BPPT Kerjasama Peningkatan Kecepatan Kereta Jakarta-Surabaya

Gambar
Dari rencana pra-FS, kecepatan maksimal hanya 160 km/jam Kereta Bima Express (Bagus Widyanto / commons.wikimedia.org) ★ B adan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) prastudi kelayakan peningkatan kecepatan Kereta Api Jakarta-Surabaya. " Kerja sama ini dilakukan untuk memperoleh gambaran objektif dalam rangka pengambilan keputusan mengenai pemilihan teknologi, perancangan dasar pada koridor jalur kereta api terpilih, skema pembiayaan serta rencana implementasi proyek, " ujar Kepala BPPT Unggul Priyanto di Gedung Rektorat ITB, Kota Bandung, Selasa. Unggul mengatakan, kerja sama ini dilakukan berdasarkan perintah dari Kementerian Perhubungan untuk melakukan kajian awal atau pre-feasibility studies (pra-FS) dengan menggandeng tiga Perguruan Tinggi yakni ITB, Universitas Diponegoro, dan Institut Teknologi Sepuluh November. " Diputuskan akan mengambil keputusan kecepatan ber...

✭ Menhub Budi Minta Alat ini Diproduksi Massal

Gambar
✭ Gandeng BPPT ✈ Radar ADS-B ketika dipasang pada bandara Cakrabhuana, Cirebon K ementerian Perhubungan bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama mengembangkan sistem teknologi nasional di sektor transportasi. Adapun, kerjasama ini untuk mengembangkan sistem navigasi berbasis satelit di bandara. Pihaknya juga sudah meninjau langsung peralatan sistem Automatic Dependent Surveillance - Broadcast (ADS-B) yang telah diuji coba di Jakarta Air Traffic Services Center (JATSC). Setelah meninjau, Menhub Budi Karya Sumadi meminta agar pada 2017 ADS-B sudah bisa digunakan di sejumlah bandara, khususnya di wilayah Papua. “ Saya minta 2017 nanti dilakukan produksi massal, kami butuh beberapa alat seperti di Papua, kami ingin wilayah udara di Papua terang benderang, " harap Budi. ( chi/jpnn )   ✈ JPNN  

✭ Menhub dan Menristek Cek Radar Buatan Lokal di Bandara Soekarno-Hatta

Gambar
✈ Radar buatan Indonesia ini dikembangkan oleh BPPT . ✭ R adar ADS-B. Diberitakan telah digunakan di 2 bandara [ ADS-B ] M enristek Dikti M Nasir dan Menhub Budi Karya melakukan pengecekan sistem radar buatan anak negeri di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Setelah pengecekan ini, produksi akan segera dilakukan. Sistem navigasi penerbangan tersebut adalah Automatic Dpendent Survaelance-Broadcast (ADS-B) yang digunakan untuk menangkap informasi yang dipancarkan pesawat. Sistem ini dikembangkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama PT INTI sejak empat tahun lalu. " Hari ini kita menyaksikan ada alat penginderaan untuk penerbangan dinamakan ADS-B yang sudah diproduksi, dan selanjutnya proses sertifikasi. Proses sertifikasi kita berikan pada bulan ini, " ujar Menhub Budi Karya di Jakarta Air Traffic Service Center, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (7/12/2016). Sebagai regulator, lanjut Budi Karya, Kemenhub telah bersepakat untuk memb...

Kapal Layar Latih Canggih

Gambar
Kapal itu akan menggantikan KRI Dewaruci. Rancangan KRI Bima Suci yang sedang proses pembangunan dipamerkan di Galangan Kapal Freire, Vigo, Spanyol, pada Minggu, 27 November 2016. (VIVA.co.id/Miranti Hirschmann) ☆ T entara Nasional Indonesia bakal memiliki kapal layar latih tercanggih di dunia. Kapal itu sedang dibangun dan telah memasuki tahap kedua pembangunan di Galangan Kapal Freire, Vigo, Spanyol. Kapal yang telah diberi nama Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bima Suci itu akan menggantikan KRI Dewaruci, yang telah beroperasi selama lebih 63 tahun. Namun, nomor lambungnya tetap sama, yakni NB705. Meski dibangun di Spanyol, kapal itu dirancang sepenuhnya oleh insinyur dalam negeri, di antaranya, dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan PT PAL. Dibangun di Spanyol karena tak semua galangan kapal mampu membangun kapal serupa itu. KRI Bima Suci yang berjenis barque dirancang dengan tiga tiang utama dan 26 layar. Panjang 111 meter dan lebar 13,5 meter. Kapal itu da...

Indonesia Unveils 22 m Mini Submarine Concept for Special Operations

Gambar
A working group that includes the Indonesian Ministry of Defence's research and development branch and shipbuilder PT Palindo Marine has unveiled a 22 m mini-submarine concept that is said to have been designed fully in-country. Mini Submarine Concept (def.pk) A working group that includes the Indonesian Ministry of Defence's research and development branch and shipbuilder PT Palindo Marine has unveiled a 22 m mini-submarine concept that is said to have been designed fully in-country. The concept was conceived to pre-empt the need for a small underwater platform that can be deployed in littoral waters for covert missions such as surveillance and special forces operations, a PT Palindo Marine representative told IHS Jane's on 3 November at the Indo Defence 2016 exhibition in Jakarta. Work on the concept began in early 2016, with inputs from tertiary institutions Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), University of Indonesia (UI), and the Indonesian Co-ordinating Minis...

★ Drone "Wulung" Kantongi Sertifikat

Gambar
Dari Indonesian Military Airworthiness Authority Penyerahan Sertifikat tipe Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Wulung oleh Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia kepada PTDI dalam acara penyerahan Type Certificate pada 26 April 2016 di Gedung Pusat Manajemen PT Dirgantara Indonesia (Persero), Jalan Pajajaran No. 154 Bandung. ★ PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT), dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah berhasil mendapatkan sertifikat tipe ( Type Certificate ) dari Indonesian Military Airworthiness Authority (IMAA). Dengan dikeluarkannya sertifikat tipe ini, maka proses rancang bangun dan spesifikasi teknis serta batasan operasi pesawat yang tercantum dalam data sheet sertifikat tipe telah memenuhi ketentuan atau aturan kelaikan udara. Sertifikat tipe Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Wulung diserahkan oleh Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) K...