Postingan

Menampilkan postingan dengan label Industri

PT Pindad Produksi Alat Mesin Pertanian

Gambar
Berupa Tiga mesin pertanian modern Tiga mesin pertanian modern dipamerkan [aceh.net] ★ S ebanyak tiga alat mesin pertanian produksi PT Pindad (Persero) Bandung diperkenalkan pada Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) ke-15, Sabtu 6 Mei 2017. Presiden RI Joko Widodo bahkan langsung meninjau acara yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh itu. Dari informasi dikirimkan PT Pindad, diproduksinya ketiga alat mesin pertanian itu untuk mendukung kemandirian dan percepatan program ketahanan pangan pemerintah. Semua komponen untuk produk ini berasal dari dalam negeri dan diproduksi di Pindad kecuali engine, dan transmisi. Jika diberi kesempatan, maka seluruh komponen itu bisa diproduksi di dalam negeri. Diharapkan, dengan diproduksinya ketiga alat mesin pertanian itu maka Indonesia tidak lagi mengimpor bahan pangan, tapi bisa berswasembada. Seperti diketahui, selama ini Indonesia masih mengimpor berbagai bahan pangan dari negara-negara lain.   Ketiga...

RI-Mesir Bahas Potensi Kerja Sama Industri

Gambar
Pembuatan gerbong kereta di pabrik PT Industri Kereta Api (INKA). TEMPO/Ishomuddin ★ Negara anggota Developing Eight (D-8), termasuk Indonesia, telah memanfaatkan kerja sama internasional untuk meningkatkan pengembangan industri di tingkat bilateral. “ Kami telah melakukan pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzi, " kata Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono lewat siaran pers diterima di Surabaya, Kamis, 12 Mei 2016. Sigit mengatakan, pertemuan tersebut banyak membahas berbagai potensi kerja sama di bidang industri antara Indonesia dan Mesir secara bilateral, baik yang sedang di inisiasi maupun yang berpotensi akan menguntungkan kedua negara. Salah satu pembahasan yang cukup mendapat perhatian adalah rencana kerja sama PT Industri Kereta Api (INKA) dengan perusahaan BUMN di Mesir yang saat ini masih dalam tahap negosiasi. “ PT. INKA berencana mengadakan kontrak kerja sama industri maupun perd...

Gabungan 2 BUMN dan 1 Swasta Bidik Pembuatan 30 Kapal Patroli Kemenhub

Gambar
Kerjasama tiga perusahaan galangan kapal ini akan menjadi terobosan baru dalam poros maritim Indonesia Ilustrasi ★ Produktivitas industri galangan kapal yang belakangan ini lesu mulai digenjot, seiring dengan program Nawacita yang diusung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Industri galangan kapal saat ini mulai berbenah, lantaran ramainya pesanan kapal yang datang dari dalam negeri. Kementerian perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut, berencana melakukan lelang tender proyek pembuatan 30 unit kapal patroli untuk Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). Melihat kesempatan ini, tiga industri galangan kapal di Indonesia menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam menjalankan proyek tahun jamak atau multiyears berjangka waktu 3 tahun itu. Ketiga perusahaan tersebut antara lain PT PAL (Persero), PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), dan PT Krakatau Shipyard. " Kami menggandeng PT PAL punya teknologi dan sangat bagus. Sudah diakui di tingkat internasional, kualitas PT ...

BUMN Ini Pernah Ekspor Kapal Feri Besar Ke Swedia

Gambar
Ilustrasi ☆ S elama ini industri galangan kapal nasional terdengar lesu dalam aktivitasnya memproduksi kapal di dalam negeri. Namun, siapa sangka salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) galangan kapal pernah berjaya. PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (DKB) pernah menorehkan sejarah di masa keemasannya di era 1990-an. BUMN galangan kapal yang berdiri sejak tahun 1990 ini, pernah melakukan ekspor kapal Feri Roro Gotland hingga ke Swedia. " PT DKB pernah bikin kapal ke Swedia. Di tahun 1995 kapal Feri Ro-Ro Gotland, " terang Direktur Utama PT DKB, Bandung Bismono, saat ditemui di bilangan Senayan, Kamis (7/4/2016). Kapal tersebut merupakan kapal terbaik di zamannya, dengan spesifikasi yang mumpuni. Feri Ro-Ro Gotland memiliki panjang 170 meter dengan gross tonase nya mencapai 30.000 ton. Di mana ini termasuk salah satu kapal penumpang terbesar yang pernah dibuat Indonesia. " Panjangnya 170 meter, tonasenya 30.000 deadweight tonnage. Itu yang terbesar yang dibangun Indo...

Galangan Kapal Lokal Kalah Sebelum Perang

Gambar
Di Tender Internasional [Reuters] ○ Industri galangan kapal merupakan salah satu industri yang jarang mendapat sorotan dari pemerintah. Industri yang harusnya berjaya di negara maritim, kini goyah diterpa persaingan industri kapal global. Para pelaku industri galangan kapal mengaku sulit bersaing di kancah internasional. Ini karena kurangnya perhatian pemerintah dalam mengembangkan potensi usaha galangan kapal. " Kita bicara tentang industri maritim campur tangan negara dalam industri itu di Indonesia dilepas sendiri, " ujar Direktur Utama PT Krakatau Shipyard, Askan Naim, saat ditemui di bilangan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2016). Selain itu, bunga pinjaman di dalam negeri untuk tambahan modal juga dinilai terlalu tinggi, sehingga menyulitkan para pelaku usaha untuk mengembangkan industri galangan kapal. Besaran bunga pinjaman perlu ditekan guna meningkatkan produktivitas industri tersebut. " Bunga kita 4% sampai 5% saja kalo di maritim, Bank Dunia dan IMF (Int...