Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pesawat

Indonesia Barter Komoditas dengan 11 Pesawat Sukhoi dari Rusia

Gambar
Barter Kopi, Teh dan CPO Pada pertemuan bilateral dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman imbal dagang antara perusahaan Indonesia dan Rusia [kemendag] ☆ P emerintah segera melakukan barter sejumlah komoditas nasional dengan 11 pesawat Sukhoi SU-35 dari Rusia. Barter tersebut terealisasi seiring dengan ditekennya Memorandum of Understanding (MOU) antara BUMN Rusia, Rostec, dengan BUMN Indonesia, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia. Mengutip Kontan, Jumat (4/8/2017), pesawat Sukhoi dari hasil barter tersebut akan dipakai untuk menggantikan armada F-5. “ Imbal dagang di bawah supervisi kedua pemerintah ini diharapkan dapat segera direalisasikan melalui pertukaran 11 Sukhoi SU-35 dengan sejumlah produk ekspor Indonesia mulai dari kopi dan teh hingga minyak kelapa sawit dan produk-produk industri strategis pertahanan, ” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dalam keterangan resminya, Jumat. Menteri Perdagangan berharap agar kesepakatan imbal dagang kali ini dapat disusul oleh ...

N-219 PTDI Jalani Tahap “Medium Speed Test”

Gambar
Peresmian N219 di Bandung (PT DI) ★ M enteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pengembangan pesawat N-219 yang dikembangkan bersama oleh PT Dirgantara Indonesia dan LAPAN saat ini memasuki tahap “ medium speed test ”. “ N-219, sekarang sudah masuk tahap medium speed test, sudah keluar hanggar. Layak terbang tapi masih uji jalan, ” kata Nasir usai membuka The 6th International Eijkman Conference di Jakarta, Selasa. Menurut dia, seminggu yang lalu pesawat multi fungsi bermesin dua yang didesain untuk dioperasikan di daerah-daerah terpencil ini sudah sempat terbang sekitar 10 hingga 15 menit. “ Saya ingin cek itu untuk pastikan N-219 sudah bisa terbang. Mudah-mudahan 2017 jadi tahun kebangkitan kedirgantaraan Indonesia, ” ujar Nasir. Pesawat yang terbuat dari logam dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupun kargo ini dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23, dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel yang me...

Pesawat Tempur RI Korsel Terus Dibangun

Gambar
✈ Desain pesawat tempur KFX/IFX [Mildom] M eski sempat tertunda dan menghadapi kendala, program pengembangan pesawat tempur produksi kerja sama Indonesia-Korea Selatan yang dinamakan Korean Fighter (KF)-X/Indonesian Fighter (IF)-X terus berlanjut. Saat ini, program itu sudah memasuki fase kedua dari tiga fase yang ada, yaitu pengembangan teknik industri ( engineering manufacture development ), yang akan menghasilkan prototipe pada 2021. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan Anne Kusmayati, di Kementerian Pertahanan, Jumat (28/7), mengatakan, saat ini tahap EMD mencapai 14 persen. PT Dirgantara Indonesia (DI), sebuah badan usaha milik negara strategis, telah mengirimkan 81 insinyur ke Korean Aerospace Industry (KAI). Mereka akan mendalami konfigurasi pesawat sesuai kebutuhan Indonesia dan Korsel. ” Program ini jadi awal kemandirian industri pertahanan karena kita akan buat pesawat tempur,” kata Anne. Produksi itu akan memengaruhi peningkatan kemampuan sumber d...

LAPAN dan PTDI Lakukan Uji Terbang Rute dan Uji Coba Landasan Rumpin

Gambar
✈ Sambut First Flight N-219 ✈ Pesawat Kodiak 100 mendarat di runway 32 Rumpin Airfield R encana First Flight Pesawat N-219 yang tinggal menunggu hari, merupakan momen bersejarah yang patut di persiapan dengan matang, salah satunya adalah mencari alternatif lokasi pendaratan perdana di luar kota Bandung. Salah satu kandidat adalah landasan Rumpin yang berada di dekat lingkungan kantor Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN yang merupakan satker yang menangani langsung program pengembangan pesawat N-219 ini. Pengujian kelayakan dan kesiapan landasan Rumpin untuk didarati pesawat N-219 dilaksanakan menggunakan pesawat chaser Kodiak 100 (pabrikan Quest Aircraft, USA). Pesawat 8-10 penumpang ini melakukan take-off dari landasan Udara Husein Sastranegara Bandung dan landing di Landasan Udara Rumpin (Rumpin Airfield) pada Sabtu yang lalu, (17/6/2017). Kru yang melaksanakan penerbangan berjumlah 2 orang, Test Pilot Pesawat N-219 Captain Esther Gayatri dan Kapten Ervan, pilot dari TNI-AL. Penumpa...

Indonesia to Deliver 2 PH Air Force Aircraft

Gambar
✈ This Quarter ✈ PAF NC-212i aircraft [Detik] T he delivery of Philippine Air Force’s two NC-212i short takeoff and landing (STOL) medium transport aircraft ordered from Indonesia state-owned PT Dirgantara Indonesia-Indonesian Aerospace may take place this third quarter. The Philippine government entered a contract with the said Indonesian firm for the supply of two NC-212 aircraft early 2014. Delivery was expected late 2015. MaxDefense Philippines said delivery may take place next month. MaxDefense said “ PTDI failed to deliver the aircraft on time due to issues between PTDI and the approved autopilot supplier, who was bought by another company and was said to have not honored its commitments to PTDI, which led to the delay and blacklisting of PTDI. ” “ Blacklisting from Philippine government procurement board [is] coming to an end in 3 days, ” MaxDefense said. However, according to a credible source of Update Philippines, delivery may take place in September. CASA C-212 Aviocar i...

Indonesia Kebagian Tugas Bikin Sayap, Ekor dan Pylon Pesawat Tempur

Gambar
Kerjasama dengan Korea Selatan Ilustrasi KFX/IFX ★ H ingga kini program EMD pesawat tempur KFX-IFX kini sudah menyelesaikan 14% dari keseluruhan perencanaan program sampai dengan tahun 2026. Selain itu pembagian kerja produksi juga sudah ditetapkan. Indonesia nantinya akan kebagian membuat sayap, ekor serta pylon pesawat tempur KFX-IFX. Demikian penjelasan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pertahanan, Dr. Anne Kusmayati, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat siang. Terkait 4 teknologi inti yang ditolak oleh Amerika Serikat, Anne menjelaskan bahwa Korea Selatan akan bekerjasama dengan negara-negara eropa terkait pengembangan 4 teknologi itu. “ ada kesepakatan dari pihak Korea, mereka akan memberikan teknologi itu ke kita, atau kita diperbolehkan menggunakan alat itu dalam pesawat IFX kita, ” kata Anne. Korea Selatan sendiri saat ini sudah mengembangkan Radar AESA untuk KFX yang dilakukan oleh perusahaan Hanhwa. Upaya Hanhwa untuk mengembangkan radar AESA ini dilakukan se...

Kemhan 'Ngotot' Jualan Jet Tempur KF-X/IF-X

Gambar
Indonesia akan ikut menjadi penjual jet tempur hasil kerja sama dengan Korea Selatan. ( detik ) ● K ementerian Pertahanan menyatakan, kerjasama pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X dengan Pemerintah Korea Selatan jauh lebih menguntungkan daripada membeli pesawat. " Kami tidak lagi menjadi pembeli (pesawat tempur), tapi menjadi penjual, " kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Anne Kusmayati di Jakarta, Jumat (28/7). Anne menambahkan, pesawat tempur ini akan dipasarkan ke negara-negara Asia Pasifik, meski enggan merinci nama negara yang dituju. Jet tempur jenis KF-X/IF-X ini merupakan implementasi kerjasama strategis antara Pemerintah RI dan Pemerintah Korea Selatan yang ditandatangani pada 2006. Rencananya jet tempur jenis ini akan siap beroperasi paling lambat pada 2030. Anne mengatakan, mengembangkan pesawat tempur secara mandiri lebih menguntungkan karena desain pesawat yang dibuat dapat menyesuaikan dengan persyaratan operasional dari PT Dirgantara Indonesia. ...

Nepal Pesan Pesawat Militer PT DI

Gambar
Kont rak t elah ditandatangani Pesawat CN 235 AU Senegal [PT DI] ● PT Dirgantara Indonesia (Persero) baru saja menandatangani kontrak pembuatan satu unit pesawat dari Nepal. Diharapkan pembuatan pesawat selesai sekitar 18 bulan. Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, penandatanganan kontrak ini juga diharapkan dapat meningkatkan pasar PT Dirgantara Indonesia di Asia dan Afrika. “ Kontrak pembuatannya untuk CN235 1 unit. Ini akan memperbanyak pasar pesawat itu di Afrika, ” kata Harry saat berbincang dengan Liputan6.com, Minggu (9/7/2017). Sebelumnya, PT DI juga telah mengirimkan pesawat jenis yang sama ke negara Afrika, yaitu Senegal sebanyak 1 unit. Bahkan saat ini Senegal menambah pesanan satu unit lagi ke PT DI dan saat ini tengah dikerjakan. Harry menuturkan, untuk pesanan pesawat dari Nepal ini, akan dikerjakan oleh PT DI kurang lebih selama 18 bulan. “J adi akan di deliver tahun depan, ” tegas Harry. Me...

Kemitraan Industri Strategis yang Berbeda ala Turki

Gambar
Kapal selam U214 ✬ D i mata Indonesia, Turki adalah cara baru dalam memandang sebuah pengembangan konsep kerjasama bilateral. Bagaimana tidak, negara yang berada tepat di perlintasan Eropa dan Asia itu selalu memiliki cara dalam mengembangkan ekonominya. Ankara misalnya, sebagai ibu kota ia sama sekali tak sesubur tanah Jawa di Indonesia yang kaya dengan gunung vulkanik aktif, sementara Ankara lebih mirip sebagai stepa dengan rumput kering dan tanah yang tandus. Namun, toh sebagai ibu kota sebuah negara yang pernah dikuasai Dinasti Ottoman itu, Ankara adalah pusat pemerintahan sekaligus kota bisnis yang sangat nyaman bagi investor asing. Konsep-konsep kerja sama yang berbeda itulah yang coba untuk ditawarkan kepada Indonesia, mengingat hubungan kedua negara memiliki cerita kesejarahan yang amat panjang. Bahkan Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi pun setuju bahwa ada banyak hal yang membedakan kerja sama ekonomi dengan Turki. " Yang membedakan kerja sama-kerja sama industri str...

Proyek Pengadaan Pesawat N-245 dan R80 Butuhkan Investasi Rp 20 T

Gambar
✈ N245  [PTDI] P emerintah menambahkan program pengembangan industri pesawat ke dalam proyek strategis nasional. Perusahaan aviasi pelat merah PT Dirgantara Indonesia bakal memproduksi pesawat jenis N-245, sedangkan perusahaan milik BJ Habibie PT Regio Aviasi Industri bakal menggarap produksi pesawat jenis R80. “ Memang sampai sekarang belum financial close, tetapi kebutuhan pendanaan keduanya sekitar Rp 20 triliun, ” ujar Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo di Jakarta, Kamis (6/7). Dirgantara dan RAI bakal menjaring investor dalam proyek pengembangan pesawat itu. “ Meskipun masuk ke dalam proyek strategis nasional, pemerintah tidak berikan jaminan apapun. Pendanaannya sepenuhnya pure dari swasta, mereka boleh joint dengan beberapa perusahaan lain ,” ujar Wahyu. Menurutnya, kedua perusahaan tengah mencari investor dan calon pembeli kedua jenis pesawat pengangkut tersebut. Kedua perusahaan penanggungjawab proyek itu dihar...

Rusia Diskusikan Pinjaman Dana Pembelian Sukhoi 35

Gambar
[© Sputnik/ Vitaliy Ankov] ● R usia dan Indonesia sedang mendiskusikan pinjaman yang bisa diberikan terkait pembelian pesawat tempur multirole Su-35 Flanker ke Jakarta, kata Rosoboronexport Director General, Alexander Mikheev kepada Sputnik. Dia mengatakan bahwa pihaknya telah menyetujui program kewajiban offset, menggariskan konsep Su-35, serta mengatur waktu pengiriman dan program pelatihan. “ Sacara teoritis, pekerjaan telah selesai. Kami sedang mendiskusikan kemungkinan pemberian pinjaman, ” kata Mikheev. Pesawat tempur Su-35 adalah pesawat generasi 4 ++ yang menggunakan teknologi generasi kelima, yang dirancang oleh Sukhoi Aviation Holding Company, yang dimiliki oleh United Aircraft Corporation Rusia. Su-35 pertama kali dipresentasikan di pertunjukan udara MAKS-2007 Rusia dan kemudian diperkenalkan ke penonton asing di Paris Air Show 2013. Selama operasi melawan teroris, jet tempur Su-35S dan Su-30SM menyediakan cover udara untuk pesawat pembom Rusia, sebagaimana dilansir dari Spu...

Indonesian Military Officials Jet Out of Wagga in Revamped Plane

Gambar
I ndonesian military officials have jetted out of the southern NSW town of Wagga in their revamped cargo plane, as part of a trade deal worth tens of millions of dollars. The burly plane is the first of five ex-RAAF aircraft to be sent to Indonesia, as part of an agreement between our countries signed in 2013. Indonesian Airforce Lieutenant Colonel Suryo Anggoro led the 14-man crew's visit to maintenance hangar Douglas Aerospace, which was charged with the restoration of the Hercules C130. " The painting is very beautiful, " Lt. Col. Anggoro told 9NEWS. " It will help a lot ... very exciting. " The Australian Government agreed to sell the 1960s aircraft to Indonesia four years ago, for what then-Defence Minister Stephen Smith labelled as a discounted rate. While the Hercules are believed to be worth more than $ 30 million, Defence spokespeople are yet to confirm the purchase price of the aircraft, as well as a simulator and spare parts also part of the package. ...

Penambahan Alutsista Bakamla

Gambar
Pengamanan Laut Indonesia Daftar alutsista Bakamla [pr1v4t33r] ★ B eredar info penambahan alutsista Bakamla. Dari data proyek strategis terlampir penambahan kapal dengan ukuran cukup besar yang mempunyai panjang 80 dan 110 meter. Dalam tabel terlampir penambahan kapal dengan jumlah cukup banyak, seperti kapal ukuran 110 meter bertambah menjadi 2 unit, dimana kapal pertama sedang dalam pengerjaan di galangan kapal Palindo, Batam. Selain itu juga terlampir penambahan kapal ukuran 80 meter tahap dua sebanyak 2 unit dimana pada periode pertama telah disiapkan sebanyak 3 unit. Untuk pengamanan dari udara, Pemerintah juga menambahkan sebanyak 1 unit pesawat intai untuk pengamanan laut Indonesia. Bila melibatkan industri pertahanan lokal, bisa dipastikan pesawat CN seri produksi PT Dirgantara Indonesia akan memperkuat alutsista Bakamla tersebut. Luasnya Laut Indonesia, bukan hal mudah untuk mengawasi dan patroli dengan kapal yang telah ada sekarang. Indonesia memerlukan kapal dengan ukuran ...

Pembelian Sukhoi Disebut Menguntungkan Indonesia

Gambar
✈️ Berusaha mendatangkan 10 unit ✈️ Pesawat Su35 Rusia [Marina] M enteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, menyebut pembelian Sukhoi SU 35 menguntungkan Indonesia. Sebab ada kerja sama berkelanjutan antara negara produsen Rusia dengan pemerintah Indonesia. " Karena ada imbal dagangnya 50 persen. Kita bisa ekspor, " kata Ryamizard di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis 22 Juni 2017. Perjanjian antara Indonesia dan Rusia itu meliputi pembangunan pabrik suku cadang pesawat tempur di Tanah Air. Nantinya di Indonesia akan tersedia suku cadang hingga pusat perbaikan Sukhoi. Namun Menhan menolak menjelaskan detail kerja sama termasuk 50 persen imbal dagang mengingat hal tersebut, kata dia, masuk ranah Kementerian Perdagangan (Kemendag). Yang jelas, Ryamizard akan berusaha mendatangkan 10 lebih pesawat tempur Sukhoi ke Tanah Air. " Kemarin kan dananya untuk 8 pesawat, saya akan coba bisa 10. Kalau bisa 11 (pesawat Sukhoi), " kata Ryamizard. Disinggun...