Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspirasi

Gagal SNMPTN & SBMPTN, Kuliah di PTS, tapi Bisa Sukses & Cepat Dapat Kerja!

Gambar
Apakah lulusan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bisa sukses dan cepat dapat kerja? Bagaimana peluang kerja lulusan universitas swasta? Apa benar lulusan PTS susah cari kerja? Apakah ada lulusan PTS yang sukses? Mungkin itulah segelintir pertanyaan yang sering terdengar. Banyak sekali cerita, pengalaman, dan kisah kegagalan siswa dalam SBMPTN & SNMPTN. Begitu juga dengan diriku ini, yang gagal dalam SNMPTN & SBMPTN. Saya tidak tahu pasti penyebab gagal dari seleksi tersebut, namun di sini saya akan berbagi motivasi dan kisah inspiratif yang mungkin bisa mencerahkan kalian semua yang sedang dilanda duka karena gagal masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Kegagalan di SNMPTN & SBMPTN bukanlah akhir, melainkan permulaan dan isyarat dari Tuhan bahwa kamu telah disediakan jalan yang lebih baik. Bagi kamu yang tak lulus SNMPTN & SBMPTN, maka kamu adalah aku di masa lalu, yang juga pernah merasakan pedihnya pil pahit itu. Anggaplah kegagalan itu seperti kopi, pahit tapi mengesankan....

Dibayar Dengan Segelas Susu

Gambar
arifuddinali.blogspot.com - Kisah ini diambil dari salah satu artikel yang tersebar di internet, yang mengisahkan tentang seorang dokter yang penuh cinta kasih, bernama Dr. Howard Kelly. Memang inti dari ceritanya tidak berubah, namun sepertinya terdapat beberapa hal yang terlalu berlebihan. Hal ini dipertegas dengan adanya cerita di buku biografi dari Dr. Howard Kelly sendiri. Oleh sebab itu, cerita inspiratif ini tetap diposting dan juga disertai dengan cerita nyata yang sebenarnya terjadi. Selamat membaca. Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang kelaparan dan tak memiliki uang memberanikan diri untuk mengetuk pintu sebuah rumah untuk meminta makanan. Keberaniannya lenyap saat pintu itu dibuka oleh seorang gadis muda. Ia tidak jadi meminta makanan dan hanya meminta segelas air. Gadis itu tahu bahwa anak lelaki tersebut sebenarnya kelaparan, maka ia membawakan susu hangat segelas besar. Anak lelaki itu meminum susu itu secara perlahan lalu bertanya, “Berapa harga susu yang menjadi...

Panglima Tikus

Gambar
arifuddinali.blogspot.com - Tersebutlah di sebuah negri Sasatoan, Raja Tikus yang amat bijaksana. Pada saat jabatan Panglima di negerinya kosong, Raja itupun memanggil beberapa tikus kepercayaannya untuk diuji dihadapan rakyatnya. Pertama kali, Raja bertanya kepada Tikus Putih "Bila kau kuangkat menjadi Panglima negri ini, siapakah yang akan kau pilih menjadi pengawalmu ?" Ya Tuanku, hamba akan memilih Hamster sebagai pengawal sekaligus pesuruh hamba?" jawab Tikus Putih "Mengapa kau memilih Hamster sebagai pengawalmu ?" tanya Raja kemudian "Hamba memilih Hamster sebagai pengawal dan pesuruh, supaya hamba bisa mengambil bulu-bulunya yang bagus dan halus. Bulu yang menawan itu akan hamba kenakan demi kehormatan bangsa kita" jawab Tikus Putih tegas "Tapi bukankah itu merupakan perampasan atas hak makhluk lain ?" tanya Raja "Ya, tapi itulah yang hamba inginkan. Demi kehormatan dan popularitas bangsa tikus, kita bisa mengambil apa saja dari ...

Kaya dan Miskin

Gambar
Kisah Inspirasi arifuddinali.blogspot.com - Satu hari, seorang ayah yang berasal dari keluarga kaya membawa anaknya dalam satu perjalanan keliling negeri dengan tujuan memperlihatkan pada si anak bagaimana miskinnya kehidupan orang-orang disekitarnya. Mereka lalu menghabiskan beberapa hari di sebuah rumah pertanian yang dianggap si ayah dimiliki keluarga yang amat miskin. Setelah kembali dari perjalanan mereka, si ayah menanyai anaknya : “Bagaimana perjalanannya nak?”. “Perjalanan yang hebat, yah”. “Sudahkah kamu melihat betapa miskinnya orang-orang hidup?,” Si bapak bertanya. “O tentu saja,” jawab si anak. “Sekarang ceritakan, apa yang kamu pelajari dari perjalanan itu,” kata si bapak. Si anak menjawab : Saya melihat bahwa kita punya satu anjing, tapi mereka punya empat anjing. Kita punya kolam renang yang panjangnya sampai pertengahan taman kita, tapi mereka punya anak sungai yang tidak ada ujungnya. Kita mendatangkan lampu-lampu untuk taman kita, tapi mereka memiliki cahaya bintang ...

Lelaki Tua dan Slimut

Gambar
Kisah Inspiratif arifuddinali.blogspot.com - Seorang lelaki tua dengan baju lusuhnya masuk ke sebuah toko megah. Dari bajunya, kelihatan kalau lelaki tua tersebut dari golongan fakir. Para pengunjung di toko tersebut (yg rata-rata borjuis) melihat aneh kepada lelaki tua itu. Tetapi tidak dengan pemilik toko. Pemilik toko: ''Mau cari apa pak?'', tanyanya ramah. Lelaki Tua: ''Anu.. Saya mau beli selimut 6 helai untuk saya dan anak istri saya. Tapi.. '', jawabnya ragu. Pemilik toko: ''Tapi kenapa pak?'' Lelaki tua: ''Saya hanya punya uang 100 riyal. Apa cukup untuk membeli 6 helai selimut? Tak perlu bagus, yang penting bisa untuk melindungi tubuh dari hawa dingin'', ucapnya polos. Pemilik toko: ''Oh cukup pak! Saya punya selimut bagus dari Turki. Harganya cuma 20 riyal saja. Kalau bapak membeli 5, saya kasih bonus 1 helai'', jawabnya sigap. Lega, wajah lelaki tua itu bersinar cerah. Ia menyodorkan uang 100 riy...

Mantan Penjaga Warnet yang Kini "Mendunia"

Gambar
Benny Fajarai ♙ Siapa menyangka kalau Benny Fajarai (25) yang masuk dalam daftar '30 Under 30 Asia' Majalah Forbes adalah mantan penjaga warung internet alias warnet. Pendiri Kreavi dan co founder sekaligus CEO situs Qlapa.com itu dianggap sebagai pemuda di bawah usia 30 tahun di wilayah Asia yang memiliki kualifikasi menjanjikan. Prestasi yang didapatkan oleh Benny Fajarai turut membuat bangga seluruh anggota keluarganya, termasuk orang tua Benny. Ketertarikannya pada dunia IT sudah terlihat ketika memasuki sekolah menengah pertama. Benny dulu bahkan pernah bekerja sambilan sebagai penjaga warnet di dekat tempat tinggalnya di kawasan Perdana. Kakak Benny, Susanti, menuturkan, sejak dulu Benny memang menyukai tantangan, supel, serta pandai bergaul dengan siapapun. Banyak teman-temannya mendatangi warnet tempat ia bekerja sambilan. " Dari kecil dia kreatif bakatnya sudah tampak. Cita-citanya dulu mau jadi dokter, tetapi akhirnya tidak jadi karena pertimbangan biaya dan jug...