Postingan

Menampilkan postingan dengan label Alutsista

Indonesia Barter Komoditas dengan 11 Pesawat Sukhoi dari Rusia

Gambar
Barter Kopi, Teh dan CPO Pada pertemuan bilateral dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman imbal dagang antara perusahaan Indonesia dan Rusia [kemendag] ☆ P emerintah segera melakukan barter sejumlah komoditas nasional dengan 11 pesawat Sukhoi SU-35 dari Rusia. Barter tersebut terealisasi seiring dengan ditekennya Memorandum of Understanding (MOU) antara BUMN Rusia, Rostec, dengan BUMN Indonesia, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia. Mengutip Kontan, Jumat (4/8/2017), pesawat Sukhoi dari hasil barter tersebut akan dipakai untuk menggantikan armada F-5. “ Imbal dagang di bawah supervisi kedua pemerintah ini diharapkan dapat segera direalisasikan melalui pertukaran 11 Sukhoi SU-35 dengan sejumlah produk ekspor Indonesia mulai dari kopi dan teh hingga minyak kelapa sawit dan produk-produk industri strategis pertahanan, ” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dalam keterangan resminya, Jumat. Menteri Perdagangan berharap agar kesepakatan imbal dagang kali ini dapat disusul oleh ...

Kemhan Siapkan Jalur Kereta Api di Kalimantan

Gambar
Untuk Penggeseran Tank Leopard & Logistik MBT Leopard 2RI [skokheh22] ☆ H adirnya jalur kereta api di Pulau Kalimantan ke depan, diharapkan Kementerian Pertahanan bisa memudahkan proses pengangkutan Alutsista seperti tank-tank tempur yang beratnya mencapai puluhan ton. Sekaligus nanti memobilisasi pasukan TNI. Dihadapkan pada kondisi tanah yang gambut di Kalimantan, kecil kemungkinan tank berat seperti Leopard seberat 60 ton bisa dimobilisasi tanpa moda angkutan yang cepat dan efisien, seperti kereta api. " Dalam pertempuran modern, sudah sangat lazim tank melawan tank. Tank berat seperti Leopard atau yang medium sekitar 20 ton itu bisa jalan di jalur biasa. " " Olehnya pembangunan jalur kereta api kami harap bisa mengangkut tank-tank ke daerah yang nanti diskenariokan sebagai daerah pertempuran, " kata Kapuslitbang Strahan Balitbang Kementerian Pertahan RI Laksamana Pertama TNI Agus Rustandi saat berada di Gedung PUPR Perkim Kalimantan Utara, Kamis (3/8/2017)....

Ujicoba Radar Baru Weibel

Gambar
✈️ Pesawat Singapura Terpantau ✈️ Radar Weibel MR2 - primary radar Satradar 215 TNI AU [RRI] R adar baru Weibel MR2 di Satradar TNI AU 215 Congot di Jangkaran, Temon, Kulonprogo dilakukan ujicoba, Selasa (1/8). Dalam ujicoba yang disaksikan oleh Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas), Marsda TNI Yuyu Sutisna tersebut, radar berfungsi baik. Bahkan berhasil memantau pesawat Singapura yang lewat. Marsda TNI Yuyu Sutisna mengatakan, ujicoba sudah mulai dilakukan sejak seminggu lalu. Ada pun ujicoba Selasa (1/8), dilakukan dengan menuntun atau meng-guide pesawat tempur yang diterbangkan dari Lanud Iswahyudi, Magetan. Pesawat tersebut terbang sampai sejauh 150 naute mil ke selatan dan ternyata penangkapan radar baru tersebut masih bagus. “ Dua kali kami lakukan, pagi tadi dan siang ini. Hasilnya cukup memuaskan, ” kata Marsda TNI Yuyu Sutisna. Bahkan dalam ujicoba itu, juga berhasil memantau pesawat Singapura yang lewat. “ Tadi waktu ujicoba, di selatan ada tiga tadi p...

Radar “Indera MX-4”

Gambar
Diharap Dapat Mendorong Sistem Transportasi Laut Indonesia Radar Indera MX-4 [ Youtube ] ★ K ementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melalui skema Program Pengembangan Teknologi Industri (PPTI) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, telah membiayai beberapa kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi untuk kebutuhan nasional. Radar LPI ( Low Probability of Intercept ) menjadi salah satunya. Kegiatan tersebut telah berhasil menyelesaikan sebuah prototipe radar surveillance maritim yang diberi nama “Indera MX-4” dan sudah diserah terimakan dari Kemenristekdikti melalui Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Muhammad Dimyati, kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Sekretaris Jenderal, Sugihardjo, bertempat di Kantor Distrik Navigasi Kelas I, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (31/7). Dirjen Dimyati mengatakan, Radar maritim “Indera MX-4” buatan dalam negeri ini mempunyai kelebihan dibandin...

Menhan Resmikan KRI Nagapasa-403 Jadi Kapal Selam Perang Indonesia

Gambar
Laporan Dari Korsel Peresmian KRI Nagapasa-403 (Niken Purnamasari/detikcom) ★ M enteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meresmikan kapal selam Hull No 7712 yang diberi nama KRI Nagapasa-403 di dermaga galangan kapal DSME, Okpo, Geoje, Gyeongsang Selatan, Korea Selatan. Kapal selam ini resmi masuk dalam kapal perang di jajaran angkatan laut Indonesia. Ryamizard tiba di lokasi peresmian pada Rabu (2/8/2017) pukul 09.41 waktu Korea Selatan menggunakan helikopter dari Seoul menuju Busan. Dalam peresmian dan pemberian nama (shipnaming), Ryamizard didampingi oleh istri, Nora Ryamizard, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi, dan CEO DSME (Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering) Jung Sung-lip. Pemberian nama KRI Nagapasa-403 dilakukan oleh Nora Ryamizard dengan pemecahan kendi sebagai tanda simbolis pemberian nama kapal. Dalam sambutan, Ryamizard berharap kapal selam KRI Nagapasa-403 dapat menjadi alat pertahan...

Mahasiswa ITB Ciptakan Giroskop Militer Pertama Indonesia

Gambar
Giroskop Fortar buatan ITB [def.pk] ☆ M ahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menciptakan giroskop militer pertama di Indonesia yaitu perangkat untuk mengukur atau mempertahankan orientasi yang berlandaskan pada prinsip-prinsip momentum sudut. Dilansir dari laman itb.ac.id, di Bandung, Selasa, giroskop militer pertama di Indonesia ini diciptakan oleh Ardinda Kartikaningtyas (Teknik Fisika 2013) dan tim. Ardinda dan timnya menciptakan G-FORTAR ( Gyroscope for Military ), sebuah giroskop serat optik yang diharapkan mampu menjadi giroskop pertama buatan putra-putri Indonesia. Salah satu anggota tim G-FORTAR Megan Graciela Nauli menuturkan, berbekal cita-cita Presiden RI poin pertama tentang kehadiran negara untuk melindungi segenap bangsa dan pemberian rasa aman kepada seluruh warga negara, tim dari ITB ini tergerak untuk menciptakan perangkat militer tersendiri. " Indonesia kan lagi gencar-gencarnya buat mewujudkan Nawacita yang dicanangkan pak Jokowi, jadi pengen bisa...

Pindad Segera Pasarkan Tank Medium Tahun Depan

Gambar
★ Dengan Kaliber 105 Milimeter MMWT FNSS- Pindad   [ FNSS ] ★ PT Pindad (Persero) siap memasarkan produk tank medium dengan laras kaliber 105 Milimeter hasil kerja sama dengan perusahaan Turki FNSS mulai 2018 mendatang. “ Tahun ini first article selesai, sehingga pada 2018 bisa mulai dipasarkan. Untuk sementara, pembahasan tentang pesanan ada dari TNI. Mereka sudah melakukan beberapa kali pembahasan. Mereka akan mengganti beberapa tank, ” kata Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose di Kawasan PT Pindad, Kota Bandung, Senin (31/7/2017). Kendati demikian, dia mengaku belum ada kepastian jumlah tank yang akan dipesan TNI. Namun, sebagai gambaran, kapasitas produksi tank medium oleh PT Pindad antara 15-20 unit per tahun. Khusus untuk TNI, Pindad mengaku akan melakukan penyesuaian spesifikasi sesuai kebutuhan TNI. “ Memang ada beberapa permintaan user yang belum bisa diakomodir karena masih pengembangan bersama. Tetapi setelah first article selesai, kami akan ubah ikuti permintaan TN...

Terkesan Saat Pasang Rudal Buatan Rusia Meski Harus Bertaruh Nyawa

Gambar
✈ Ir Kartiko Ardi Widodo MT punya keahlian yang hanya dimiliki segelintir orang di Indonesia. Selama 23 tahun, dia dipercaya memasang peluru kendali (rudal) untuk kapal-kapal perang. [ E rm awati ] F oto Presiden RI ke-3, B.J. Habibie, terpampang di ruang kerja Ir Kartiko Ardi Widodo MT di ruang Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional (P2PUTN) di Jalan Tenes, Kota Malang. Keberadaan foto itu seolah-olah menunjukkan betapa kagumnya Kartiko pada sosok presiden berlatar belakang ilmuwan tersebut. Apalagi Kartiko menggeluti bidang yang hampir sama dengan Habibie. Bila Habibie dikenal sebagai ahli pesawat terbang, maka Kartiko merupakan ahlinya kapal perang. Secara khusus, pria 49 tahun ini punya keahlian memasang rudal pada kapal-kapal perang. Ada sejumlah kapal perang milik TNI Angkatan Laut (AL) yang pernah dia garap. Di antaranya, Kapal Republik Indonesia (KRI) Hiu, KRI Layang, KRI Todak, KRI Abdul Halim Perdanakusuma, KRI Yos Sudarso, KRI Diponegoro, KRI Hasanud...

[Video] Melihat Kecanggihan Drone Karya Anak Bangsa

Gambar
Liputan CNN Sebenarnya banyak perusahaan swasta di Indonesia yang mampu memproduksi pesawat terbang tanpa awak atau drone. Selain pesawat, ada pula yang mampu mengintegrasikan drone ke dalam sebuah sistem tempur.    ★ Youtube  

Kemhan 'Ngotot' Jualan Jet Tempur KF-X/IF-X

Gambar
Indonesia akan ikut menjadi penjual jet tempur hasil kerja sama dengan Korea Selatan. ( detik ) ● K ementerian Pertahanan menyatakan, kerjasama pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X dengan Pemerintah Korea Selatan jauh lebih menguntungkan daripada membeli pesawat. " Kami tidak lagi menjadi pembeli (pesawat tempur), tapi menjadi penjual, " kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Anne Kusmayati di Jakarta, Jumat (28/7). Anne menambahkan, pesawat tempur ini akan dipasarkan ke negara-negara Asia Pasifik, meski enggan merinci nama negara yang dituju. Jet tempur jenis KF-X/IF-X ini merupakan implementasi kerjasama strategis antara Pemerintah RI dan Pemerintah Korea Selatan yang ditandatangani pada 2006. Rencananya jet tempur jenis ini akan siap beroperasi paling lambat pada 2030. Anne mengatakan, mengembangkan pesawat tempur secara mandiri lebih menguntungkan karena desain pesawat yang dibuat dapat menyesuaikan dengan persyaratan operasional dari PT Dirgantara Indonesia. ...

Rajawali 720, Bukan Sekedar Drone

Gambar
UAV berbentuk unik itu mulai meraung. Kecepatannya bertambah dan kemudian akhirnya lepas landas. Inilah UAV besutan PT. Bhineka Dwi Persada, yang diberi nama Rajawali 720. Selain bentuknya yang tidak biasa, spesifikasi UAV ini bisa dibilang lebih besar dibanding UAV lokal lainnya. Secara umum, Rajawali 720 memiliki panjang 4 meter dan rentang sayap 7 meter. Dengan payload 100 kg, UAV ini memiliki kecepatan jelajah hingga 135 km/jam. Namun yang istimewa adalah ketahanan terbangnya yang bisa mencapai lebih dari 20 jam. Sementara jarak terbang Line of sight , masih di angka 150an km. Angka ini bisa bertambah jika Rajawali 720 bisa terkoneksi dengan kendali melalui satelit. Namun bukan hanya UAV yang ditawarkan. PT. Bhineka dwi persada juga merancang sistem integrasi antara UAV dan Prajurit di lapangan dalam sebuah Mobile Command Control Vehicle. MCCV ini murni desain PT. Bhineka bekerja sama dengan Balitbang Kemhan. Kendaraan truk ini, bukan hanya sebagai pengendali UAV, tapi juga seba...

Menhan Inginkan Pesawat Tanpa Awak Dilengkapi Persenjataan

Gambar
Drone Rajawali 720 M enteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menginginkan pesawat terbang tanpa awak (PPTA) atau drone bisa digunakan untuk keperluan tempur, yang dilengkapi senjata dan bom. " Pesawat terbang tanpa awak yang dibuat atas kerja sama Balitbang Kemhan dengan industri pertahanan dalam negeri sudah bagus, dengan jarak tempuh hingga 200 kilometer dan bisa digunakan selama 20 jam. Luar biasa itu, " kata Menhan usai menyaksikan uji coba pesawat tanpa awak hasil kerja sama kementerian pertahan (Kemhan) dan industri pertahanan di Lapangan Terbang Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis. Ke depan, lanjut Ryamizard, tak terlalu sering memakai pesawat yang menggunakan awak karena cost relatif mahal, dan penggunaannya pun terbatas. Namun, pesawat tanpa awak bisa digunakan setiap saat dan relatif lebih murah. " Kemungkinan kecelakaan sangat kecil. Kalau pun ada kecelakaan tidak ada korban jiwa, " katanya. Pesawat terbang tanpa awak ini nantinya bisa di- up...